Halaman ini menggambarkan bagaimana ACT dipakai sehari-hari di rumah sakit – siapa melakukan apa, apa yang terjadi di setiap menit, dan bagaimana hasilnya dievaluasi.
Siapa melakukan apa
Tiga peran, tugas yang tidak tumpang tindih
Tampilan aplikasi otomatis menyesuaikan tipe akun. Setiap peran hanya melihat menu yang menjadi tugasnya.
User
Perawat ruangan, bidan, petugas terlatih BHD
Memulai panduan BHD bersuara
Mengaktifkan Code Blue beserta lokasi & bed
RJP dengan metronom & panduan AED
Serah terima saat tim tiba
Tidak menerima alarm Code Blue
Tidak masuk ke ruang code tim (ACLS)
Tim Code Blue
Dokter jaga, perawat tim inti, anestesi
Menerima alarm layar penuh & sirene
Merespons panggilan & memilih peran
Menjalankan siklus ACLS, shock & obat
ROSC, TTV, End Code & ringkasan
Tidak memanggil Code Blue sendiri – panggilan datang dari User
Tidak menjalankan alur BHD User
Pengelola (PIC)
PIC Code Blue, kepala ruang, komite mutu
Mendaftarkan user & HP, kirim slip PIN
Mengatur nama RS, ext Code Blue & lokasi
Memantau statistik & waktu respons
Mencetak & mengekspor laporan
Tidak ikut dalam alur resusitasi di HP
Alur dari menit ke menit
Contoh satu kejadian Code Blue
Angka waktu hanya ilustrasi – yang tercatat di aplikasi adalah waktu sebenarnya dari setiap tindakan.
00:00
USERMenemukan pasien tidak sadar
Perawat membuka ACT dan menekan PASIEN TIDAK SADAR (atau mengucapkan “mulai”). Jam kejadian mulai tercatat.
00:10
USERArea aman & cek respons
Suara memandu: pastikan aman, panggil nama, tepuk bahu. Cukup jawab dengan tombol besar atau suara.
00:20
USERAktifkan Code Blue
Pilih lokasi dan bed, lalu satu ketukan AKTIFKAN CODE BLUE. Aplikasi mengingatkan untuk meminta AED.
00:21
SISTEMSeluruh HP tim berbunyi
Alarm layar penuh dan sirene muncul di HP Tim Code Blue, lokasi diucapkan. Tidak perlu telepon berantai.
00:30
USERCek nadi & napas, mulai RJP
Hitung mundur 10 detik, lalu RJP 30:2 dengan metronom 100–120/menit. Bila AED tiba, panduan pad & shock tersedia.
00:40
TIM CODE BLUETim merespons & membagi peran
Anggota tim menekan RESPON – MENUJU dan memilih peran: kompresi, ventilasi, atau sirkulasi/dokumentasi.
±03:00
TIM CODE BLUESerah terima & ACLS
User menekan “serah terima”. Tim menjalankan siklus 2 menit: cek ritme, shock, epinefrin, amiodaron – dengan pengingat waktu.
Akhir
TIM CODE BLUEROSC atau End Code
TTV pasca ROSC dicatat, atau resusitasi dihentikan dengan hasil akhir. Ringkasan & kronologi tersusun otomatis.
H+1
PICEvaluasi di dashboard
Kejadian masuk ke laporan: waktu respons, waktu ke RJP, jumlah shock & obat. Siap dicetak untuk rapat evaluasi.
UserCode Blue terkirim
Tim Code BlueAlarm layar penuh
Tim Code BlueSiklus ACLS
SemuaKronologi otomatis
Skenario penggunaan
Situasi nyata yang dihadapi rumah sakit
01 · Bangsal rawat inap · malam hari
Perawat jaga menemukan pasien tidak responsif
Situasi. Pukul 02.00, saat ronde, perawat menemukan pasien tidak bernapas normal. Rekan di ruangan terbatas.
Dengan ACT
Tombol besar + panduan suara, tidak perlu mengingat urutan
Aktivasi Code Blue: “Rawat Inap Lt. 1 – Bed 12”
Metronom & hitungan 30:2 menjaga kualitas RJP
Tangan sibuk? Jawab dengan perintah suara
Tim langsung tahu lokasi tepat; waktu henti jantungRJP tercatat.
02 · IGD · ruang resusitasi
Henti jantung dengan ritme VF
Situasi. Pasien IGD kolaps saat observasi. Monitor menunjukkan ventricular fibrillation.
Dengan ACT
Perawat IGD (User) mengaktifkan Code Blue
Dokter & perawat tim merespons, memilih peran
Cek ritme “VF”panduan defibrilasi & energi
Pengingat epinefrin 3–5 menit dan amiodaron sesuai algoritme
Dosis & jam obat tidak terlewat; kronologi siap untuk rekam medis.
03 · Area umum · lobi, kantin, parkir
Pengunjung kolaps di luar ruang rawat
Situasi. Keluarga pasien tiba-tiba jatuh di lobi. Petugas terdekat adalah staf terlatih BHD.
Dengan ACT
Petugas (User) memilih lokasi area umum
Aplikasi mengingatkan meminta AED terdekat
Panduan AED: pasang pad, analisis, shock
Tim Code Blue menerima lokasi yang sama sekaligus
Kejadian di luar ruang rawat tetap terkoordinasi seperti di bangsal.
04 · Basement, radiologi, lift
Sinyal lemah atau internet putus
Situasi. Kejadian terjadi di area yang jaringannya tidak stabil.
Dengan ACT
Seluruh panduan BHD tetap berjalan tanpa internet
Panggilan masuk antrean & terkirim otomatis saat sinyal kembali
Tombol telepon ext Code Blue tersedia sebagai cadangan
Catatan tindakan tersimpan di HP, tidak hilang
Respons tidak bergantung pada sinyal; data tetap lengkap.
05 · Semua ruangan
Nadi masih teraba / pasien membaik
Situasi. Saat cek C-A-B, nadi ternyata teraba namun pasien perlu dipantau.
Dengan ACT
Pilih “nadi teraba”mode pemantauan
Aplikasi mengingatkan cek ulang berkala
Bila memburuk, satu tombol untuk mengaktifkan Code Blue
Tim tetap datang untuk evaluasi bila sudah dipanggil
Kejadian “hampir henti jantung” juga terdokumentasi.
06 · Setelah resusitasi
ROSC dan perawatan pasca henti jantung
Situasi. Setelah beberapa siklus, nadi kembali teraba.
Dengan ACT
Tekan ROSC, isi TTV (TD, nadi, SpO₂, napas, suhu)
Checklist perawatan pasca henti jantung
Bila henti ulang, siklus ACLS langsung dilanjutkan
End Code dengan hasil akhir & data pasien
Ringkasan lengkap untuk serah terima ke ICU.
07 · Komite mutu · rapat bulanan
Evaluasi kinerja Code Blue
Situasi. Manajemen ingin mengetahui seberapa cepat tim merespons dan di mana kejadian paling sering terjadi.
Dengan ACT
Statistik: total kejadian, angka ROSC, waktu respons tim
Waktu ke RJP, shock pertama & epinefrin
Grafik per lokasi, hasil akhir, ritme awal
Laporan per kejadian: cetak atau ekspor CSV/Excel
Bahan evaluasi & audit tanpa merekap manual.
08 · Kepegawaian · PIC
Perawat baru, rotasi, atau HP hilang
Situasi. Ada perawat baru bergabung, ada yang pindah unit, dan satu HP dilaporkan hilang.
Dengan ACT
PIC menambah user & memilih tipe: User / Tim Code Blue
Slip PIN dikirim lewat WhatsApp atau dicetak
HP hilang“Reset HP”, akun didaftarkan ulang di HP baru
Satu user hanya aktif di satu HP
Akses selalu terkendali dan mudah diatur.
Cara pakai
Panduan singkat per peran
01
Pasang sekali
Buka link ACT dari PIC, pilih “Tambahkan ke Layar Utama”, masukkan NIP & PIN dari slip.
02
Saat darurat
Tekan PASIEN TIDAK SADAR atau ucapkan “mulai”. Bila HP terkunci, gunakan tombol DARURAT.
03
Ikuti suara
Amanresponsaktifkan Code Blue (pilih lokasi & bed)cek nadi & napas.
04
RJP & AED
Ikuti metronom 30:2. Bila AED datang, ikuti panduan pad dan shock.
05
Serah terima
Saat tim tiba tekan “serah terima”. Ringkasan tersimpan di Riwayat.
Beranda User
Code Blue terkirim
RJP dengan metronom
01
Pasang & aktifkan notifikasi
Wajib untuk tim: izinkan notifikasi agar HP berbunyi saat ada Code Blue.
02
Saat alarm berbunyi
Tekan RESPON – MENUJU. Lokasi & bed tampil besar di layar.
03
Pilih peran
Kompresi, ventilasi, atau sirkulasi/dokumentasi – sesuai pembagian di lokasi.
04
Jalankan siklus
Timer 2 menit, cek ritme & nadi, shock, epinefrin, amiodaron, H & T – semua tercatat.
05
ROSC / End Code
Isi TTV atau akhiri resusitasi. Ringkasan & kronologi muncul otomatis.
Daftar panggilan
Alarm layar penuh
Ruang code
01
Masuk dashboard
Buka halaman Pengelola, masukkan PIN admin, lalu segera ganti PIN bawaan.
02
Atur rumah sakit
Isi nama RS, nomor ext Code Blue, dan daftar lokasi/ruangan.
03
Daftarkan tim
Tambah user, pilih tipe User atau Tim Code Blue, kirim slip PIN via WhatsApp.
04
Pantau statistik
Lihat waktu respons, waktu ke RJP & angka ROSC per periode dan lokasi.
05
Laporan
Buka detail kejadian beserta kronologi, cetak atau ekspor CSV/Excel.
ACT Pengelola
User & HP
ACT Pengelola
Statistik
ACT Pengelola
Laporan
Bagi rumah sakit
Apa yang didapat manajemen
Respons terukur
Waktu aktivasi, kedatangan tim, RJP, shock, dan obat tercatat otomatis – bukan perkiraan.
Sesuai algoritme
Langkah BHD & ACLS mengikuti AHA 2020 dan dapat disesuaikan dengan SPO rumah sakit.
Dokumentasi lengkap
Kronologi per detik dengan nama petugas, siap dicetak untuk rekam medis.
Bahan evaluasi mutu
Statistik bulanan per lokasi untuk rapat komite, pelatihan ulang, dan audit internal.
Tanya jawab
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perlu memasang aplikasi dari Play Store / App Store?
Tidak. ACT adalah aplikasi web (PWA): dibuka dari link lalu ditambahkan ke layar utama. Berjalan di Android, iPhone, tablet, maupun PC.
Mengapa Tim Code Blue tidak bisa memanggil Code Blue?
Agar alurnya jelas: User di lokasi kejadian yang memanggil, Tim Code Blue yang merespons. Bila anggota tim menemukan pasien sendiri, panggilan dilakukan oleh perawat ruangan (User) atau melalui ext Code Blue rumah sakit.
Apakah User ikut menerima alarm?
Tidak. Alarm layar penuh hanya dikirim ke HP Tim Code Blue sehingga tidak mengganggu perawat lain.
Bagaimana jika tidak ada internet?
Panduan BHD tetap berjalan. Panggilan dan catatan disimpan di HP lalu terkirim otomatis saat jaringan kembali. Tombol telepon ext Code Blue tersedia sebagai cadangan.
Apakah notifikasi berfungsi di iPhone?
Ya, untuk iOS 16.4 ke atas, setelah ACT ditambahkan ke layar utama dan izin notifikasi diberikan.
Bagaimana bila HP hilang atau perawat ganti HP?
PIC menekan “Reset HP” pada akun tersebut, lalu perawat mendaftar ulang di HP baru dengan NIP & PIN. Satu akun hanya aktif di satu HP.
Apakah ACT menggantikan SPO Code Blue rumah sakit?
Tidak. ACT adalah alat bantu panduan dan dokumentasi; keputusan klinis tetap pada tim medis. Lokasi dan alur dapat disesuaikan dengan SPO.
Berapa lama persiapan penerapannya?
Umumnya beberapa hari: pengaturan lokasi, pendaftaran user, pemasangan di HP, lalu simulasi megacode bersama tim.
Tertarik menerapkan ACT?
Diskusikan kebutuhan rumah sakit Anda
Kami bantu penyesuaian protokol dengan SPO rumah sakit, pelatihan tim, hingga evaluasi kinerja Code Blue.